Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan atau respons remaja terhadap novel populer Jingga dan Senja karya Esti Kinasih.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Jingga dan Senja Karya Esti Kinasih. Subjek penelitian ini adalah kelompok siswa kelas XI Bahasa dan Fimelacom, Jakarta Novel best seller berjudul "Negeri 5 Menara" karya Ahmad Fuadi sukses besar dan mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari pembaca. Jelas saja, novel yang diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2009 ini tidak hanya sekedar novel biasa, tetapi isinya juga mampu memotivasi dan membuat para pembacanya terkesima dengan kehidupan didalam pesantren modern. RESENSINOVEL Kamis, 09 Agustus 2018. RESENSI. 1. Bandung 1990,Milea Adnan Husein seorang murid yang baru saja pindah dari Jakarta dan bertemu dengan Dilan disebuah SMA di Bandung.Dilan adalah seorang yang suka meramal.Laki -laki yang suka meramal itu tiba-tiba menghampiri Milea dan berkata bahwa mereka akan bertemu di kantin. Awalnya TiketKereta Api Yogyakarta - Bandung | Promo KAI Agustus 2022 SamKok, Kisah Tiga Kerajaan. Kompas.com. - 11/02/2009, 11:51 WIB. Bagikan: Komentar. Editor. KISAH Tiga Kerajaan adalah kisah yang sangat terkenal dan melegenda dari tanah Tiongkok. Epik yang diceritakan kembali oleh Yongkie Angkawijaya ini menuturkan perebutan kekuasaan paling dahsyat, yang pernah terjadi di masa Dinasti Han. DAFTARPUSTAKA. Buku - Buku : Amir, Yasraf Piliang. 2010. Semiotika dan Hipersemiotika. Edisi 4. Bandung: Matahari. Ardianto, Elvinaro. 2007. Filsafat Ilmu Komunikasi Bukuini mengisahkan romansa cinta antara El dan Sekar. Tidak hanya itu, buku ini juga menceritakan tentang kepedulian terhadap alam, lingkungan, dan manusia. AiNzw. Novel ini merupakan sebuah novel sunda karya dari Tatang Sumarsono. Novel ini mulai di terbitkan pada tahun 1993 dan sudah mengalami 3 kali cetakan terakhir di tahun 2013. Penasaran dengan isi bukunya? Kamu bisa baca resensi novel Demung Janggala di artikel ini ya. Di sini kamu akan menemukan beberapa unsur penting dalam novel loh. Seperti identitas novel, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik hingga pesan moral yang terkandung di dalam novel. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini ya! Identitas Novel Judul NovelDemung JanggalaPenulisTatang SumarsonoJumlah Halaman232 halamanUkuran Buku20,5×14,5 cmPenerbitCV Geger SuntenKategoriFiksiTahun TerbitCetakan Pertama 1993Harga BukuRp. Novel Demung Janggala ini merupakan sebuah karya dari penulis lawas yaitu Tatang Sumarsono yang mulai di terbitkan pada tahun 1993 oleh CV Geger Sunten dengan ketebalan novel mencapai 232 halaman. Sinopsis Novel Sunda Demung Janggala Novel ini menceritakan tokoh utama yaitu Demung Janggala atau Surapamungkas dan kakaknya Listayuwangi/Lismaya. Mereka berdua di ajak kabur oleh penjaganya yaitu Mamang Jalaprang. Mereka harus kabur dikarenakan di Dayeuh Ukur sedang terjadi keributan antara kanjeng Adipati Mataram. Siapa saja orang yang memihak Mataram akan di bawa kesana. Dan ayah dari Listayu dan Pamungkas merupakan pengikut setia Adipati Mataram. Dari itu mereka harus kabur dari sana. Di tengah jalan mereka ternyata terkejar oleh musuh dan mereka tidak bisa pergi. Untung saja Mamang Jalaprang jago bela diri. Meskipun musuh tidak sebanding jumlah dengan dirinya. Nyatanya Mamang Jalaprang bisa mengalahkan mereka semua. Namun ada salah satu prajurit yang kabur. Mamang takut dia akan melaporkan rencana kabur kita. Dari itu mereka terus pergi dari tempat tersebut. Dan setelah perjalanan panjang mereka terhalang oleh sungai Citarum dan akhirnya mereka terus menyusuri samping sungai. Dan saat tengah malam mereka mulai beristirahat di tempat yang lumayan enak untuk istirahat. Namun esok pagi mereka sudah terkepung oleh musuh dan tidak bisa lari lagi. Akhirnya Mamang dan yang lain memasrahkan diri. Di tengah perjalanan Surapamungkas yang sedang di gendong prajurit tiba-tiba menancapkan pisau ke punggung prajurit dan berlari ke air sungai dan kabur. Di sana Mamang Jalaprang juga ikut melawan namun naas ia harus mati di tempat. Listayu dan si Ibi mereka hanya bisa pasrah. Namun, di tengah jalan mereka di tolong oleh Raden Sungsang dan itu merupakan teman dekat ayah Listayu Raden Surananga. Dan dari sanalah hidup Listayu mulai tidak begitu sengsara. Dan untuk balas budi ia harus menikah dengan Kanjeng Pangawulaan yang sama sekali tak dicintainya. Dan ternyata Sarapamungkas belum meninggal. Dan sampai saat ini Sarapamungkas masih menyimpan dendam karena telah merebut dan berkuasa di Dayeuh Ukur. Kini ia hidup dengan ayah angkatnya. Dan mereka menjadi begal. Ia ingin sekali bertemu kembali dengan kakanya Listayu. Lalu bagaimana akhir cerita dari Demung Janggala? Apakah ia bisa bertemu kembali dengan Listayu kakaknya? Yuk baca novelnya ya! Unsur Intrinsik Novel Dalam resensi novel Demung Janggala terdapat unsur intrinsik di dalamnya, yaitu 1. Tema Usaha Demung Janggala yang ingin membalaskan sakit hatinya. 2. Tokoh dan Penokohan Mamang Jalaprang, ia seorang pengasuh Sarapamungkas dan Listayu yang bertanggung jawab, berani, bijaksana dalam menghadapi masalah Si Ibi, tegar, setia, tanggung jawab dan penyayang Listayu, pasrah Kang Bewos, penyayang dan pemberani Sarapamungkas, keras kepala, pemberani, dan baik. 3. Alur Alur yang digunakan dalam novel ini yaitu menggunakan alur maju atau progresif. 4. Latar Waktu Latar waktu yang digunakan dalam novel yaitu malam hari peuting, sore hari pasosore, pagi hari isuk-isuk, asar, dan senja burit. 5. Latar Tempat Latar tempat yang digunakan dalam novel yaitu Citarum, Imah Aki Subita, Imah Kang Bewos, Hutan leuweung, Imah Sanipati Sungsang, Pakemitan, dan masih banyak lagi lainnya. 6. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel Demung Janggala ini menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dalam novel yaitu bahasa sunda yang cukup mudah di pahami. Dengan beberapa majas seperti hiperbola, metapora dan peribahasa lainnya. 8. Amanat Amanat yang terkandung dalam novel segala sesuatu yang ingin diperbuat harus di pikirkan terlebih dahulu apakah baik atau mengandung malapetaka untuk dirimu dan orang lain. Unsur Ekstrinsik Novel Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel yaitu 1. Latar Belakang Pengarang Tatang Sumarsono merupakan salah satu pengarang sunda yang cukup terkenal dan ia bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar dan majalah di Bandung. Banyak penghargaan yang ia dapatkan sastra LBSS Samsudi Rancage dan lain-lain. 2. Nilai Sosial Sikap Mamang Jalaprang yang berani demi menyelamatkan Sarapamungkas dan Latsuya. Itu sikap yang sungguh mulia. 3. Nilai Moral Sikap Ibi yang penyayang dan juga bertanggung jawab atas tugasnya menjaga Latsuya sangat baik. Kelebihan Novel Memiliki banyak pesan moral Alur yang enak diikuti Bahasa yang mudah di pahami dan enak di baca Kekurangan Novel Sampul buku kurang menarik Harga novel terlalu mahal Pesan Moral Novel Sunda Demung Janggala Terakhir dari resensi novel Demung Janggala terdapat pesan moral yaitu Novel ini mengajarkan segala sesuatu yang ingin diperbuat harus di pikirkan terlebih dahulu apakah baik atau mengandung malapetaka untuk dirimu dan orang lain. Resensi Buku Novel perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam mengisahkan kehidupan seorang tokoh bernama Megi Diela yang merupakan lulusan dari sarjana Pertanian Kamis, 9 Februari 2023 0849 WIB Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam - Berikut inilah resensi buku Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Judul Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Genre Adult Fiction & Motivation Penulis Dian Purnomo Bahasa Indonesia Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit 1 Mei 2021 Jumlah Halaman 300 halaman Berat Buku Kg Lebar Buku 14 Cm Panjang Buku 21 Cm ISBN 9786020648453 Harga Buku Rp Review Novel “Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam” Baca juga Berikut Resensi Novel Judul Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori 67% found this document useful 3 votes2K views3 pagesDescriptiontentang contoh resensiOriginal TitleResensiRaksasa Dari JogjaCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 3 votes2K views3 pagesResensi Raksasa Dari JogjaOriginal TitleResensiRaksasa Dari JogjaJump to Page You are on page 1of 3Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Uploaded byTifaFauziah 0% found this document useful 0 votes727 views3 pagesDescriptiontugas resensi novelCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes727 views3 pagesResensi Novel Raksasa Dari JogjaUploaded byTifaFauziah Descriptiontugas resensi novelFull descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Resensi novel Jakarta Bandung Jogja ini akan memaparkan mengenai identitas, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik juga kelebihan dan kelemahan dari novel tersebut. Selain itu ada pesan moral yang terkandung di dalamnya. Sehingga kamu bisa mengambil keputusan untuk membeli buku ini atau tidak setelah membaca resensi buku ini. Identitas Novel Jakarta Bandung Jogja Judul NovelJakarta Bandung JogjaPenulisBoy Farabian, Ch Evaliana, Khairina Diar, Dwika Putra, Falla Adinda, Grahita Primasari, Ariev Rahman, Mia Haryono, Faizal Reza, Chacha Thaib, Pribadi PranataJumlah halaman228 HalamanUkuran buku14×20,5 cmPenerbitKurnia Esa PublishingKategoriKumpulan Cerpen, Drama dan RomanceTahun Terbit2016Harga novelRp. Novel Jakarta Bandung Jogja ini merupakan kumpulan cerpen yang bertema romantis. Dan uniknya cerpen ini di tulis oleh 11 penulis dengan cerita yang berbeda setiap ceritanya. Dan tidak lupa mencantumkan hal-hal menarik dari ketiga sesuai judulnya latar dari cerita menyangkut mengenai 3 kota Jakarta Bandung dan Jogja. Dengan mengedepankan setiap khas kota masing-masing. Buku ini sangat best seller pada masanya. Sinopsis Novel Jakarta Bandung Jogja Novel ini menceritakan tentang mengupas kota lebih dalam baik dari segi sejarah, tata kota, kebiasaan, alat transfortasi, kuliner dan mitosnya. Setiap orang dapat membedah kota secara personal. Setiap kota adalah tempat lahirnya jutaan cerita, entah itu sedih atau bahagia. Kota menjadi makna yang lebih pribadi dan tersembunyi juga cinta. Karena setiap kota merupakan kampung halaman. Bagi penjejaknya sehingga kota menjadi tempat seseorang mengguratkan sejarah, menjadi kenangan. Cerpen dalam cerita-cerita ini memiliki alur yang menarik. Dan sangat cocok kamu baca di waktu senggang. Unsur Intrinsik Novel Jakarta Bandung Jogja Dalam resensi novel tentunya akan di hadirkan sebuah unsur intrinsik di dalamnya. Tak terkecuali resensi novel Jakarta Bandung Jogja. Berikut unsur intrinsiknya, yaitu 1. Tema Tema yang diangkat dalam novel ini adalah mengenai tentang percintaan dengan latar 3 kota di dalamnya yaitu Jakarta Bandung dan Jogja. 2. Tokoh dan penokohan Murio, Pria Jakarta yang sibuk dengan kesehariannya, ia pemalu dan juga tidak berani mendekati cewek yang di sukainya. Katia, yang susah Move on Dewadaru dan Jayadaru yang bersaing mendapatkan cinta Dika, pria yang di tinggal nikah oleh kekasihnya. Callista, yang meninggalka kekasihnya David dan Priska, menjalani kisah cinta di Jakarta Sasti seorang yang bergabung di teater di Bandung Dimas, cowok berisik. Renata, sikap yang egois dan bermain hati dengan pria lain Reymon cowok suka ngancam bunuh diri jika putus dengan pacar Kiran, seorang yang magang di Radio Bandung. Cesa dan Naya terhalang cinta beda agama 3. Alur Alur dari keseluruan cerpen di novel ini yaitu menggunakan alur campuran. Ada yang menggunakan alur maju dan ada yang menggunakan alur mundur atau Flashback seperti pada judul Katia. 4. Latar Waktu Latar waktu pada novel Jakarta Bandung Jogja ini menggunakan latar waktu, pagi, siang, sore dan malam hari. 5. Latar Tempat Latar tempat yang digunakan dalam novel ini secara umum saya simpulkan menjadi 3 tempat yaitu kota Jakarta, kota Bandung dan Kota Jogyakarta. 6. Sudut Pandang Sudut pandang dalam novel ini kebanyakan menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Ada juga menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dari keseluruhan cerpen menggunakan bahasa sederhana dan mudah di mengerti meski ada beberapa bahasa asing di dalamnya. Tapi masih cukup ringan. 8. Amanat Amanat yang terkandung dalam 11 cerita tentunya akan sangat banyak dan tak mungkin bisa tertampung dalam satu artikel. Namun, yang paling saya garis bawahi yang memiliki amanat penting tentang sebuah komitmen. Yaitu cinta bukanlah tentang siapa yang lebih dahulu mendapatkan, tetapi tentang siapa yang paling mampu mempertahankan. Ini quotes yang paling saya sukai di cerita Pendaratan Yang Tak Sempurna. Unsur Ekstrinsik Novel Jakarta Bandung Jogja Unsur ekstrinsik dari novel Jakarta Bandung Jogja diantaranya adalah 1. Nilai Sosial Nilai sosial dari setiap cerita tentunya berbeda-beda tapi saya simpulkan nilai sosial antara kekasih di sini lebih banyak di bahas setiap judulnya. Ada yang kandas dan ada yang malah menjadi lebih dekat. Hal tersebut ditimbulkan dari sikap sosial yang di tunjukan dari setiap tokohnya. 2. Nilai Moral Nilai moral yaitu ketika seseorang membenci suatu kota yang telah membuatnya kecewa. Seharusnya kecewa saja pada orangnya bukan pada kotanya. 3. Nilai Budaya Budaya yang terlihat dari penyebutan sepasang kekasi yaitu AA neng hal tersebut merupakan panggilan di daerah sunda. Dan ada tradisi yang di percayai bahwa sepasang kekasih pergi ke tempat tertentu akan putus. Hingga kisah mistis di jalan tol perbatasan Bandung Jakarta. Itu tersebar karena sebuah budaya menyebarkan mitos secara turun temurun. Kelebihan Novel Jakarta Bandung Jogja Cover nya cukup keren dan bagus menurutku Mengangakat ke khasan 3 kota itu mengingatkan kita tentang budaya Indonesia Bahasa yang ringan, kadang lucu dan bikin baper Kekurangan Novel Jakarta Bandung Jogja Tanda baca, ejaan dan penulisan kata yang harus banyak di perbaiki Judul seakan di sampaikan kurang matang Ceritanya ada yang seru, seru banget, biasa bahkan ada yang sangat di paksakan. Pesan Moral Novel Jakarta Bandung Jogja Terakhir dari resensi novel Jakarta Bandung Jogja ini memiliki pesan moral diantaranya adalah Keseluruhan cerita mengingatkan kita akan ke khasan kota-kota populer yang ada di Indonesia. Agar kita terus menjunjung budaya dari Indonesia dan dapat membuktikan hal mitos serta fakta di dalamnya.

resensi novel jakarta bandung jogja